Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2016

3 Anak 3 Gaya

meme diambil dari  sini Meski saya sudah tau tidak boleh membandingkan anak, jangankan dengan anak orang lain, dengan saudaranya sendiri juga tidak boleh, tapi seringkali saya membandingkan juga. Kadang keluar kata-kata, "kok gak seperti si Kakak ya, atau, beda banget sama si Aa ya, atau jauh mendingan si Adek ya!". Maklum, anak tiga orang gayanya beda-beda semua. Untung anak saya cuma tiga, kalo lebih bisa sangat tertekan karena banyak yang bergaya! seperti kata si meme usil di atas. Baiklah, saya cuma mau merekap 3 macam gaya dari 3 anak di rumah: 1. Gaya Tidur salah satu momen langka anak-anak tidur bareng Gaya tidur si Kakak, sangat terjadwal. Tapi memang bukan cuma tidur aja yang terjadwal, asi juga begitu. Semua seperti punya ritme yang tetap, baik frekwensi maupun durasinya. Tidur pagi 2 jam, tidur sore 2 jam dan asi setiap 4 jam. Jarang sekali meleset dari jadwal. Saya ingat kebiasan membuat diary bayi dari RS yang tidak lama berlanjut di rumah, al

Laporan Catur Wulan Pertama TK

suasana halaman TK Alhamdulillah, Aa Taqwa menyelesaikan satu caturwulan pertamanya di TK. Hari ini hari terakhir sekolah sebelum liburan musim panas. Masuk TK buat Aa Taqwa, walaupun anak kedua dan TK yang sama dengan TK si Kakak, plus Taqwa pun sudah terbiasa main di halaman TK dan kenal dengan beberapa guru di sana, tapi menjadi peristiwa besar buat saya. Pertama, karena saya diingatkan mertua tentang kemungkinan Taqwa "terlambat" atau "belum siap" masuk TK. Banyak keterampilan dasar yang si Aa belum mampu, dari hal yang sederhana semisal BAK/BAB sendiri di toilet, sampai kemampuan berkomunikasi dan menyesuaikan diri dengan anak seusia, maupun orang dewasa lain selain orangtuanya di TK nanti. Kedua, kekhawatiran pihak keluarga saya, bahwa si Aa masih terlalu kecil, not teachable age katanya, terlalu cepat dimasukkan ke TK. Selama 4 bulan penyesuaian kegiatan harian, bukan hanya si Aa yang repot dan capek tapi juga saya.  Sebulan pertama TK masih pendek wak

English Muffin tanpa Oven

English Muffin adalah sejenis roti favorit untuk sarapan di rumah. Tapi jarang sekali karena harganya lumayan mahal dibanding roti tawar biasa. Bagian luarnya crispy   dengan aroma tepung jagung yang di panggang, sementara bagian dalamnya kenyal. English Muffin biasanya sebungkus isi 4 buah, harganya sekitar 158 yen (17 ribu rupiah). Setiap buahnya dibelah 2, lalu dipanggang sebentar di oven toaster, dibuat sandwich dengan isian selada/kol parut plus telur mata sapi. Sebenarnya saya ingin sekali membat sendiri English Muffin tapi kesannya resepnya susah dan harus menggunakan tepung jagung yang menurut saya agak mahal, belum lagi perlu menggunakan cetakan ring. Lalu saya menemukan resep English Muffin yang sangat praktis disini, tanpa cetakan dan bahkan tanpa oven! resep asli: How to Make English Muffin at home Beruntungnya setelah lama mencetak resep dan memajangnya di dapur karena wegah membeli tepung jagung yang mahal, minggu lalu kebetulan menemukan tepung jagung diobral Ka