Friday, May 9, 2014

Gardening; antara impian dan kenyataan (2)

Setelah memasang konblok alakadarnya di area 1 dan 3, barulah saya dan tetangga saya memikirkan area 2. Seperti tergambar di denah yang saya tampilkan pada bagian satu, area 2 merupakan tempat terpenting. Mengapa?
karena area 2 lah yang dapat kami nikmati dari dalam rumah melalui jendela besar dari ruang tamu dan ruang tatami. Setelah berbincang beberapa lama, diputuskanlah kami ingin membuat pargola yang menghadap ke jendela ruang tamu, lalu wood deck memanjang yang menghubungkan jendela ruang tamu dan ruang tatami. Sebenarnya mereka menyarankan saya menutup semua lahan dengan wood deck, tapi saya keberatan. Bukan apa-apa, mahalnya membeli kayu sebanyak itu! belum lagi saya malas membersihkan kolong wood deck yang susah dijangkau dengan tangan. Akhirnya pilihan jatuh pada pemasangan konblok murmer lagi, hanya saja saya dapat masukan bagus; usahakan jalan masuk itu berkelok karena memberikan kesan jarak yang ditempuh itu lebih panjang, dan menciptakan ilusi halaman yang luas.

Penampakan area 2 yang difoto dari balkon seperti layang-layang putus......

Tahap selanjutnya adalah pembuatan pargola dan papangge (kalau kata orang sunda) atau engawa (kalau kata orang Jepang). Dikerjakan sedikit demi sedikit setiap akhir pekan oleh para ayah, sementara kami ibu2 dan anak2 asik berkumpul, masak bersama, makan bersama, main bersama.



papangge yang lebarnya disesuaikan dengan konblok yang sudah tepasang


pargola yang memaksa konblok dibongkar dan dipasang ulang
Selesai sudah pekerjaan saya bertukang menyiapkan halaman yang bebas rumput. Melihat-lihat kembali kondisi halaman sebelum dan sesudah dikerjakan, lega dan puas!

Tidak ada lagi acara membabat rumput seperti ini!

sudah jauh lebih baik kan?


tanah becek dan akses yang terbuka ke jalan besar
menghalangi akses dengan teralis dan sebatang pohon, mengurangi
tanah becek dengan memasang batu dan rumput di sisi kanan kiri jalan setapak

Tugas kami selanjutnya tinggal membayangkan seperti apa wujud halaman yang diinginkan. Lebih bagus lagi kalau secara visual, sehingga teman saya dapat dengan mudah memilihkan jenis tanaman yang sesuai, juga penempatan tanaman sesuai dengan kondisi tanah dan sinar matahari. Harus banyak browsing dan menghayal lagi.....

Sebelumnya:


Selanjutnya





No comments:

Post a Comment